Ekonomi Dunia yang Kini Sedang Mengalami Kemunduran dari Pandangan Spiritual

Ekonomi Dunia yang Kini Sedang Mengalami Kemunduran dari Pandangan Spiritual

Dari berita-berita yang kita dapat tangkap melalui internet yang demikian luasnya, seakan seperti hujan yang membanjiri seluruh pelosok dunia, kini sedang muncul keresahan besar yang menyangkut kondisi.

Pasar keuangan menunjukan kemerosotan disana sini, dan membuat para piawai dalam keadaan stress berat. Berbagai upaya telah diuasahakan untuk membatasi kemerosotan pada didalam berbagai bidang. Apakah kita akan mengalami kembali kondisi seperti terjadi pada tahun 1997? Kelihatanya akan demikian, dan tidak seorang pun yang mampu mengadakan perubahan yang menuju kepada kondisi positif.

Ini semuanya merupakan ulah dan usaha manusia yang hanya menggunakan , sehingga akan merasakan keterbatasanya dari , bukan? Andaikata sifat keserakahan yang ditimbulkan oleh hastrat ingin mendapatkan keuntungan yang berlebih untuk diri sendiri dan tidak mengindahkan kesengsaraan yang timbul pada mereka yang disebut didalam permainan ini, akan selalu dan sepanjang hidup kita di- atau di- oleh yang sudah lama penulis bentangkan melalui artikel-artikel yang dimuat didalam web indosiar ini.

Sekali lagi akan penulis bentangkan, bahwa kondisi yang membentuk dunia saat terkini, mengikuti rangkuman cetusan pikiran dari segelintir orang-orang yang berkuasa dan mampu mempengaruhi haluan kejadian pada bidang apapun, kecuali pada bidang spiritual pada dimensi . Tidak mengherankan, bahwa Negara seperti Amerika. Yang menjadi Negara mengalami kemunduran ekonomi yang dipengaruhkan kepada
negara-negara lain, yang berpedoman pada kondisi di Amerika tersebut.
Seakan segala sesuatu diarahkan kepada kebijaksanaan yang dianjurkan oleh Negara tersebut. Dan yang belum tentu mempumnyai arah kepositifan, bukankah hal itu yang kini terjadi??? Waktu Amerika menyatakan perang dengan Irak, ia mengajak negara-negara lain untuk bergabung didalam menumpas Negara kecil yang menurut tanggapanya tidak lagi dapat diselesaikan melalui peru ndingan secara damai.
Para ahli negaranya tidak mempunyai atau untuk mampu melaksanakan pengaruhnya kepada presidenya dan kepala Negara kecil itu melalui cara atau . Apa yang dahulu tidak mungkin, kini sudah dapat di– kan. Apakah para pembaca tidak percaya akan hal yang kini sedang diperkembangkan dimana-mana?

Kita telah banyak mendapatkan bukti, bahwa teknologi Ob yektif, secanggih apapun akan selalu terkena batasan ruang dan waktu dan tidak pernah !!! Akan selalu terkena imbas kekurangan informasi yang diperlukan didalam suatu . Hanya bila kita telah mampu didalam dari bawah sadar yang disadarkan, sehingga akan mengawasi tindakan negatif dari kondisi sadar, maka sudah pasti akan terjadi perubahan besar didalam pelaksanaan tindakan kita pada tingkatan apapun.

Oleh kebanyakan diantara kita hal fenomena subyektif masih ditanggapi pada taraf suatu yang mengagumkan, tapi belum mengarah pada tanggapan, bahwa hal itu bisa meluas sebagai suatu cara hidup yang jauh lebih sempurna dari yang sudah-sudah. Kita tidak lagi perlu melalui cara  berbuat salah lalu diperbaiki lagi atau . Bangunkan kondisi keinginan tahu yang menyangkut perbaikan diri, para pembaca. Apa yang hingga kini hanya diserahkan pada tanggapan pribadi kita masing-masing tanpa melalui suatu >System> atau cara yang , hendaknya dapat diterima dengan telak, karena hal itu telah melalui suatu waktu penyelidikan yang cukup lama. Menggunakan waktu yang dibutuhkan dalam kematangan pendidikan suatu generasi.

Apakah lalu pengalaman serta kegunaan yang ternyata sangat berfaedah dan bermanfaat tidak mempumnyai penghargaan yang patut diberikan kepada penemuan seperti itu? Kita telah direndam didalam begitu banyak bentuk informasi dan cara-cara yang disuguhkan secara bertubi-tubi yang pada hakekatnya tidak juga mempunyai sistematika yang telah melalui penyelidikan atau riset bertahun-tahun.

Seperti kita ketahui, kematangan manusia dapat diukur melalui kematangan , dan bukan yang kita rumuskan secara tanpa menggunakan kesempurnaan yang berada pada kondisi kita. Pemaksaan akan selalu memberikan bentuk yang seharusnya sudah dapat kita rasakan, didalam membentuk seorang manusia yang mungkin, bukan begitu hendaknya???

Inilah suatu nasehat bagi para orang tua muda yang sedang membangun keluarga dengan anak-anak yang akan dijadikan manusia yang dan . Kelemahan didalam masa pembangunan seorang anak menjadi dewasa akan memerlukan waktu yang lama. Tak dapat dipaksakan dengan cara apapun. Waktu tahun merupakan patokan kesempurnaan atau ketidak sempurnaan, yang akan merupakan hasil dari suatu pendidikan yang mendalam dan tuntas baik itu obyektif- maupun subyektif spiritual. Dapatkah hal ini difahami oleh para pembaca yang budiman dan setia? Penulis harapkan suatu pemikiran pada tingkatan yang dalam melalui meditasi.

Karena kedalaman seperti itu akan membangkitkan getaran-getaran atau vibrasi yang sesuai dengan getaran yang sudah seharusnya menjadi unsur utama bagi kita semua. Hanya dengan demikian kita akan dapat menghindarkan diri dari provokasi-provokasi negatif yang sepanjang hidup melanda diri kita dengan segala akibatnya, bukan?

Perenungan akan hal ini dapat memberikan kita kemampuan untuk menghilangkan keresahan serta kecemasan yang ditimbulkan oleh kondisi frustrasi dan stress!!! Demikianlah yang hendaknya dirasakan sebagai suatu kenyataan.(Ijs)

Referensi:

http://www.indosiar.com/kolom/ekonomi-dunia-yang-kini-sedang-mengalami-kemunduran-dari-pandangan-spiritual_79252.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s