2. SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI

SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI

 

SEGMENTASI PASAR

adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.

 Segmentasi pasar adalah membagi-bagi pasar heterogen menjadi pasar yang bersifat homogen.

 Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja (hasil) suatu produk dengan harapannya. Philip Kotler (1997:36)

Kepuasan konsumen terbagi menjadi 2 :

  • Kepuasan Fungsional, merupakan kepuasan yang diperoleh dari fungsi atau pemakaian suatu produk. Misal : karena makan membuat perut kita menjadi kenyang.
  • Kepuasan Psikologikal, merupakan kepuasan yang diperoleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misal : Perasaan bangga karena mendapat pelayanan
    yang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang mewah

Hubungan antara segmentasi pasar dengan kepuasan konsumen adalah segmentasi pasar memiliki peranan yang cukup penting bagi kepuasan konsumen. Hal ini dikarenakan segmentasi pasar memiliki tujuan membagi karakteristik atau perilaku konsumen dan menerapkan kedalam produk-produk yang akan dipasarkannya demi memenuhi kebutuhan atau selera serta kepuasan konsumen. Konsumen akan merasa puas dan senang apabila membeli suatu produk sesuai dengan harapan dan keinginan mereka dan sebaliknya apabila konsumen merasa kecewa terhadap suatu produk maka konsumen akan mencari produk lain yang lebih sesuai harapan konsumen.

Segmentasi dan Profitabilitas

Profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan dan menyokong pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan (income statement) yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh perseroan untuk menghasilkan keuntumgan yang baik:

  • Tingkatkan Efisiensi Proses Produksi

Tingkat efisiensi dalam proses produksi akan menekan dan menghemat biaya anggaran produksi. Dimana biaya produksi bisa ditekan untuk penghematan dan tujuan selanjutnya adalah menghasilkan produk yang maksimal (output).

  • Fokus Pada “Core Business” Terpenting Anda

Mengfokuskan diri ke bisnis yang penting. Mengfokuskan  diri menghasilkan kerja yang maksimal dan memuaskan diri dan perseroan.

  • Berdayakan Orang-orang Yang Berdedikasi Melalui Kepemimpinan

Memotivasi rekan-rekan kerja anda untuk bisa bekerja yang lebih baik dan memiliki tanggung jawab bersama.

  • Pertajam Kecerdasan Organisasi

Membagi-bagi kelompok kerja sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki organisasi. Ini adalah keunikan dan ciri khas atau aset perusahaan yang sangat berharga.

  • Kompensasi Yang Sesuai

Memotivasi rekan kerja dengan memberi kompensasi jika mampu bekerja dengan baik yaitu sesuai dengan kefektifan dan keefisiensian yang dimiliki.

 Penggunaan Segmentasi Dalam Strategi Pemasaran

Segmen pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik:

  • Measurable : Ukuran, daya beli, dan profil segmen harus dapat diukur meskipun ada beberapa variabel yang sulit diukur.
  • Accessible : Segmen pasar harus dapat dijangkau dan dilayani secara efektif. Konsumen harus mudah dalam menjangkau pusat-pusat yang dapat memenuhi kebutuhan mereka dan dapat dilayani dengan baik atau efektif. Konsumen tidak ingin mengalami kesulitan dalam memperoleh kebutuhannya.
  • Substantial : Segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. Perusahaan harus memperhitungkan apakah segmen tersebut dapat menguntungan atau sebaliknya.
  • Differentiable : Segmen-segmen dapat dipisahkan secara konseptual dan memberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen-elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
  • Actionable : Program yang efektif dapat dibuat untuk menarik dan melayani segmen-segmen yang bersangkutan. Contohnya seperti melalui dunia maya dalam memasarkan produknya.

 RENCANA PERUBAHAN

Analisis Konsumen dan Kebijakan Sosial

Analisis konsumen berguna untuk melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan dan peran pemasaran di dalamnya.

Pengambilan Keputusan Konsumen

Proses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang mengalami berbagai pentahapan sebagai berikut:

  • Analisis Kebutuhan. Konsumen akan membeli produk jika ia merasa butuh dan ingin membeli produk tersebut. Kebutuhan ini sifatnya memaksa.
  • Pencarian Informasi. Setelah merasa kebutuhannya harus dipenuhi dengan segera, konsumen akan mencari informasi-informasi yang berhubungan dengan barang sesuai kebutuhan.
  • Evaluasi Alternatif. Konsumen memikirkan jika barang kebutuhannya tidak terpenuhi maka barang pengganti atau alternatifnya telah direncanakan sebelumnya.
  • Keputusan Pembelian. Setelah adanya barang yang dibutuhkan maka konsumen memutuskan membeli dengan banyak pertimbangan. Seperti harga, jumlah yang dibeli, merek, selera dan sebagainya.
  • Sikap Paska Pembelian. Paska pembelian, konsumen merasa senang atau tidak dengan kualitas barang tersebut.

Perubahan Struktur Pasar Konsumen

  • Pasar Persaingan Sempurna

Prodesen memasarkan produk yang sama dengan jumlah yang banyak, dengan konsumen yang banyak pula. Contoh: beras

  • Pasar Monopolistik

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh: makanan.

  • Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh: industri mobil di Amerika Serikat

  • Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contoh: PLN

Analisis Kebijakan Sosial

Analisis kebijakan (policy analysis) dapat dibedakan dengan pembuatan atau pengembangan kebijakan (policy development). Analisis kebijakan tidak mencakup pembuatan proposal perumusan kebijakan yang akan datang. Analisis kebijakan lebih menekankan pada penelaahan kebijakn yang sudah ada. Sementara itu, pengembangan kebijakan lebih difokuskan pada proses pembuatan proposal perumusan kebijakan yang baru.

Namun demikian, baik analisis kebijakan maupun pengembangan kebijakan keduanya memfokuskan pada konsekuensi-konsekuensi kebijakan.

Penelaahan terhadap kebijakan sosial tersebut didasari oleh oleh prinsip-prinsip umum yang dibuat berdasarkan pilihan-pilihan tindakan sebagai berikut:

  • Penelitian dan rasionalisasi yang dilakukan untuk menjamin keilmiahan dari analisis yang dilakukan.
  • Orientasi nilai yang dijadikan patokan atau kriteria untuk menilai kebijakan sosial tersebut berdasarkan nilai benar dan salah.
  • Pertimbangan politik yang umumnya dijadikan landasan untuk menjamin keamanan dan stabilitas.

REFERENSI

http://id.wikipedia.org/wiki/Segmentasi_pasar

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/kepuasan-konsumen-pengertian-jenis-dan.html

http://husniaalfaini.blogspot.com/2011/01/perilaku-konsumen-segmentasi-pasar-dan.html

http://hirasgolnahor.blogspot.com/2012/10/menggunakan-segmentasi-dalam-strategi.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s