KOPERASI

KOPERASI

Ekonomi. Ketika kita mendengar kata ekonomi pasti dalam benak pikiran kita yang muncul adalah uang. Padahal ekonomi tidak selamanya berkaitan dan tidak memiliki tujuan terpentingnya untuk mendapatkan uang. Apa saja kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan ekonomi ? Banyak sekali kegiatan atau aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan ekonomi seperti di bank, pasar, koperasi dan sebagainya. Dizaman globalisasi ini, kita harus bisa memilih dan mengatur perekonomian dengan cermat dan dapat menguntungkan. Dalam berinvestasi dan mencari modal pilihlah lembaga ekonomi yang benar-benar mempunyai tanggung jawab atas lembaganya. Yang bisa menjaga kepercayaan anggota, kemakmuran dan kemajuan organisasinya dimasa yang akan datang. Banyak organisasi masyarakat yang bergerak dibidang ekonomi dan tidak bertanggung jawab atas tujuan sejatinya organisasi tersebut dan tidak sedikit pula organisasi masyarakat yang tetap konsisten dengan tujuan organisasinya. Kita jangan memandang semua organisasi yang ada di masyarakat sebelah mata saja. Setidaknya kita harus tahu dan paham akan tujuan dan cita-cita yang akan dicapai oleh organisasi tersebut. Sangatlah susah membangun dan mencari kepercayaan masyarakat luas dengan berorganisasi.

Prinsip koperasi merupakan alat petunjuk untuk koperasi dalam melaksanakan tugas-tugas Koperasi.
Prinsip Koperasi menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian adalah:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka. Sukarela, berarti setiap anggota koperasi tidak ada paksaan dan tidak terpaksa dalam bergabung di organisasinya. Yang dimaksud terbuka ialah, tidak ada pembeda politik, agama dan sebagainya dalam organisasi.
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis. Setiap anggota wajib mengelola organisasinya dengan cara bersama-sama (demokrasi).
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota. Adil dalam pembagian laba atau hasil yang sesuai dengan jasa yang telah diberikan kepada organisasi.
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal. Contohnya seperti tunjangan akhir tahun dan sebagainya.
  • Kemandirian. Mandiri dalam mengelola organisasi tanpa ada campur tangan dari pihak lain yang tidak ada hubungannya dengan organisasi kita.
  • Pendidikan perkoperasian. Secara langsung atau tidak langsung, koperasi telah memberikan pendidikan bagi anggotanya.
  • Kerja sama antar Koperasi. Dengan kerja sama antar koperasi bisa bertujuan memperluas pengaruh koperasi di kalangan masyarakat luas.

Kita ambil salah satu contoh organisasi masyarakat ialah koperasi yang bergerak pada sektor ekonomi dan sosial. Koperasi merupakan bentuk kerjasama anggota organisasi yang bergerak dibidang ekonomi dan sosial serta bertujuan untuk memajukan dan memakmurkan anggotanya. Koperasi juga bisa dikatakan sebagai ekonomi kerakyatan. Karena lebih mengutamakan tujuan kemakmuran anggota koperasi itu sendiri.
Menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang pengertian koperasi. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang- seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Di UU ini sangatlah jelas tujuan koperasi yang berpihak pada ekonomi rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s