MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

SEMUA MANUSIA MEMILIKI PANDANGAN HIDUP

Manusia merupakan makhluk tuhan yang mempunyai beragam pandangan hidup yang mereka hadapi di dunia ini. Pandangan hidup adalah sikap dari manusia dalam menyikapi garis hidup yang sudah ada. Tidak bisa dipungkiri, banyak dari diri kita yang menghadapi hidup ini tidak bahagia atau bahkan ada yang menyikapinya dengan sangat bahagia. Kembalikan lagi argumen hidup pada kita, kita hidup di dunia ini hanyalah menumpang pada Sang Pencipta. Kita hanya menjalani dan berusaha keras untuk bisa merubah diri kita menjadi yang lebih baik. Perubahan dari minus ke positif tidaklah mudah seperti membalikan telapak tangan. Butuh proses yang lama bahkan sangat lama. Nikmati pahit hidup ini dan manis pun akan menghampiri kita dengan sendirinya.

Di dunia ini manusia hanya satu tujuan, yaitu untuk bisa mendapatkan kebahagiaan dihidupnya. Pasti ada rasa tidak adil di pikiran kita tentang takdir Tuhan yang telah digariskan. Melihat orang lain dengan keadaan bahagia, sedangkan kita penuh dengan kesengsaraan. Tapi jangan berputus asa terlebih dahulu. Kita meliat orang bahagia belum tentu ia juga menikmati hidupnya. Dan masih banyak lagi orang-orang yang lebih sengsara dari kita ini.

Pandang dan hidup, dua kata yang saling berkaitan. Pandang bisa dikatakan memandang, melihat, meninjau dan sebagainya. Sedangkan hidup merupakan keadaan manusia. Jadi pandangan hidup bisa kita artikan sebagai pola pikir manusia tentang melihat hidupnya ke depan. Salah satu contoh yang simpel adalah cita-cita. Cita-cita merupakan tujuan dari usaha atau kerja keras kita yang harus dicapai dan ditargetkan. Dalam mencapai cita-cita kita harus mengorbankan sesuatu yang sangat berharga demi tercapainya tujuan. Materi, waktu, keluarga dan sebagainya kita korbankan demi cita-cita. Banyak dari kita yang pesimis akan keadaan. Sugesti mereka pastilah akan mengalami kegagalan dan kesuraman di dunia. Berpikirlah positif dan optimis akan kemampuan kita. Kita pasti bisa dalam memandang hidup lebih cerah dan menjanjikan.
MENANAMKAN OPTIMISME SEJAK DINI

Banyak cara kita sebagai orang tua atau bakal calon untuk menanamkan rasa optimis kepada anak, keluarga atau orang-orang di sekitar kita. Tidak perlu kita bersikap memaksa atau menuntut kebebasan orang lain dalam memberi optimis.

  • Memberikan sugesti yang positif tentang kemampuan dan kekurangan.
  • Menuntun kekurangan ke arah yang lebih baik dari kelebihan orang lain.
  • Melihat kelebihan orang lain untuk jadi alat pacu dan inspirasi di hidupnya.

Perlu kita ingat adalah banyak dari orang-orang sukses dari kalangan yang memiliki kekurangan dan bahkan dianggap gila dalam pandangan hidupnya kedepan. Dan akhirnya, semua pun terjawab dengan cahaya masa depan.
Kita jangan sekali-sekali membuat orang lain merasa down akan kemampuan yang dia miliki. Seharusnya kita mendukung dan memberi semangat akan pandangan hidupnya.

Pandangan hidup seperti apa yang Anda pikirkan sekarang ini ?
Jika kita mengingat akan jasa seseorang yang mendukung penuh semua apa yang kita lakukan sampai sekarang ini, dialah keluarga yang harus kita utamakan kebahagiaan hidupnya di dunia. Kita harus bisa menghormati akan jasanya.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah pandangan hidup merupakan planning atau rencana kita dalam menghadapi kehidupan yang akan datang. Mungkin hanya ini yang bisa penulis publikan. Semoga berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s